Sebanyak 3.600 siswa SD, SMP, dan SMA serta 3500 mahasiswa seluruh Indonesia mendapat pendidikan mengenai perbankan dari Bank Mandiri melalui Mandiri Edukasi.
“Seluruh cabang Bank Mandiri serentak melakukan program CSR bidang pendidikan untuk memperluas pengetahuan dan wawasan generasi muda,” kata Eva Medianti, Cash Outlet Manager PT Bank Mandiri, CO Jakarta Mandala Utara, Sabtu (8/10), di SMA Negeri 23, Jakarta Barat.
Di area Kyai Tapa dan Greenville sendiri, kata dia, program dilaksanakan di SDN 01 Tomang, SDN 09 Tomang, SDN 19 Palmerah, SMPN 264 Cengkareng, MTs Muhammadiyah 33 Tomang, dan SMA Providentia.
Selain menggelar edukasi, Bank Mandiri juga mendirikan school banking di sekolah dasar dan lanjutan untuk memperluas pengetahuan dan wawasan pelajar. Anggaran yang dialokasikan sebanyak Rp6,93 miliar untuk membangun ruangan, penyediaan komputer, buku-buku perbankan, serta pelatihan para siswa tentang mini banking.
“Ini sebagai upaya menciptakan sumber daya berkualitas yang dapat membawa industri perbankan Indonesia menjadi pemain utama di dunia internasional,” imbuhnya.
Kegiatan Mandiri Edukasi ini, tambah Eva, karena disadari pendidikan sebagai salah satu pilar menyokong kemajuan Indonesia. Program ini juga untuk berbagi pengalaman dengan pelajar dan mahasiswa tentang karakter pemimpin yang mampu menciptakan kesuksesan. Terpenting lagi, bagaimana menciptakan kreatifitas bagi suatu entitas bisnis dalam merebut peluang pasar
“Seluruh cabang Bank Mandiri serentak melakukan program CSR bidang pendidikan untuk memperluas pengetahuan dan wawasan generasi muda,” kata Eva Medianti, Cash Outlet Manager PT Bank Mandiri, CO Jakarta Mandala Utara, Sabtu (8/10), di SMA Negeri 23, Jakarta Barat.
Di area Kyai Tapa dan Greenville sendiri, kata dia, program dilaksanakan di SDN 01 Tomang, SDN 09 Tomang, SDN 19 Palmerah, SMPN 264 Cengkareng, MTs Muhammadiyah 33 Tomang, dan SMA Providentia.
Selain menggelar edukasi, Bank Mandiri juga mendirikan school banking di sekolah dasar dan lanjutan untuk memperluas pengetahuan dan wawasan pelajar. Anggaran yang dialokasikan sebanyak Rp6,93 miliar untuk membangun ruangan, penyediaan komputer, buku-buku perbankan, serta pelatihan para siswa tentang mini banking.
“Ini sebagai upaya menciptakan sumber daya berkualitas yang dapat membawa industri perbankan Indonesia menjadi pemain utama di dunia internasional,” imbuhnya.
Kegiatan Mandiri Edukasi ini, tambah Eva, karena disadari pendidikan sebagai salah satu pilar menyokong kemajuan Indonesia. Program ini juga untuk berbagi pengalaman dengan pelajar dan mahasiswa tentang karakter pemimpin yang mampu menciptakan kesuksesan. Terpenting lagi, bagaimana menciptakan kreatifitas bagi suatu entitas bisnis dalam merebut peluang pasar

Tidak ada komentar:
Posting Komentar